SMKN 4 Malang menerima kunjungan studi tiru dari SMKN 1 Wringin Bondowoso pada Rabu, 24 Juni 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai bertempat di Hall Lantai 2. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan SMKN 4 Malang ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus berbagi praktik baik dalam pengembangan pembelajaran vokasi yang inovatif. Rombongan disambut hangat oleh jajaran pimpinan dan guru SMKN 4 Malang melalui rangkaian acara yang diawali dengan pembukaan, doa bersama, serta sambutan dari Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana SMKN 1 Wringin Bondowoso.
Dalam sambutannya, Kepala SMKN 4 Malang, Bapak Dr. Drs. Gunawan Dwiyono, S.ST., M.Pd., menyampaikan paparan mengenai implementasi Project Based Learning (PjBL) Kolaboratif sebagai bentuk penerapan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) di SMKN 4 Malang. Beliau menjelaskan bahwa model pembelajaran tersebut dirancang untuk membangun pengalaman belajar yang bermakna melalui proyek nyata yang dikerjakan secara kolaboratif lintas konsentrasi keahlian bersama mitra dunia usaha dan dunia industri. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada penguasaan kompetensi teknis, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, serta karakter peserta didik agar siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun pendidikan lanjutan.
Memasuki sesi utama, peserta mendapatkan pemaparan materi dari Bapak Eko Wahyudi, S.Pd., selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, yang menjelaskan strategi penyusunan kurikulum, pengelolaan pembelajaran berbasis proyek, serta integrasi pembelajaran mendalam dalam kegiatan belajar mengajar di SMKN 4 Malang. Selanjutnya, Ibu Zahro Swastika, S.Sn., M.Pd., selaku Kepala Konsentrasi Keahlian Animasi, memaparkan konsep pembelajaran yang diterapkan pada Konsentrasi Keahlian Animasi. Beliau menjelaskan bagaimana peserta didik dibimbing melalui proyek-proyek kreatif yang menyerupai proses kerja di industri kreatif, mulai dari perencanaan, produksi, hingga penyelesaian karya secara kolaboratif sehingga mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Suasana diskusi berlangsung sangat interaktif pada sesi tanya jawab. Guru dan tenaga kependidikan dari SMKN 1 Wringin Bondowoso antusias mengajukan berbagai pertanyaan mengenai implementasi Project Based Learning Kolaboratif, pengelolaan kelas berbasis proyek, keterlibatan mitra industri, hingga strategi pengembangan kompetensi peserta didik. Melalui forum tersebut, kedua sekolah saling bertukar pengalaman dan gagasan sehingga tercipta diskusi yang konstruktif dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran vokasi di masing-masing satuan pendidikan.
Kegiatan studi tiru ditutup dengan sesi penutup dan foto bersama sebagai simbol terjalinnya kerja sama serta semangat untuk terus berbagi inovasi pendidikan. Diharapkan kunjungan ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih erat antara SMKN 4 Malang dan SMKN 1 Wringin Bondowoso dalam mengembangkan pembelajaran yang inovatif, relevan dengan kebutuhan industri, dan mampu menghasilkan lulusan yang unggul, berkarakter, serta siap bersaing di era transformasi digital.

